Selama 24 jam keseharian kita … tujuh hari seminggunya … 30,5 hari
sebulannya … 12 bulan selama setahunnya … dan dalam seluruh detik hikmah
kehidupan ini … kita selaku melaksanakan aktivitas.
Pelaksanaan aktivitas yang kita laksanakan tentunya akan melahirkan banyak hal yang
mendasarinya. Kadang kita terjebak pada
aktivitas yang menurut
kita sangat tidak mengenakkan atau mungkin kita berada pada satu momentum aktivitas yang mengasyikkan sehingga kita sangat
menikmatinya.
Moral. Menurut Kamus Umum
Bahasa Indonesia (Nurudin, 2001) moral berarti ajaran baik-buruk yang diterima
umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban,
dan sebagainya; akhlak, budi pekerti, susila. Sedangkan bermoral adalah
mempunyai pertimbangan baik buruk, berakhlak baik. Artinya moral yang harus
menjadi alasan dasar kita untuk melaksanakan setiap aktivitas. Demi keluarga (orang tua, istri, anak dan
keluarga besar), kebahagiaan diri dan orang yang kita cintai, kemajuan perusahaan,
kesejahteraan lingkungan rumah serta demi hal-hal yang akan membawa seuatu menjadi
lebih baik adalah landasan moral beraktivitas yang paling tepat. Selanjutnya akan timbul tuntukan etika
sebagai pengiring konsekuensi moral dalam beraktivitas. Menurut Ahmad Amin, “etika adalah ilmu
pengetahuan yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang
seharusnya dilakukan oleh manusia, menyatakan tujuan yang harus dicapai oleh
manusia dalam perbuatan mereka, dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang
seharusnya diperbuat oleh manusia".
Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard
yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. Bila aktivitas kita lakukan dengan landasan
moral yang baik dan penuh etika, maka suasana bisnis akan sangat terasa
menyenangkan, tidak ada korupsi, main kayu, sikut sana sikut sini dan perilaku yang
merugikan orang lain
Jujur.
Jujur pada diri, keluarga, orang-orang yang kita cintai,
negara dan bangsa adalah salah satu faktor dalam diri yang mutlak kita
miliki. Jujur artinya sebuah keyakinan
bahwa aktivitas yang kita laksanakan tergantung pada kesungguhan kita dalam
melakukan aktivitas tanpa harus diawasi, diperhatikan, dipelototi atau
mengharapkan teguran bahkan pujian dalam beraktivitas.
Bertanggungjawab. Setiap aktivitas akan melalui
sebuah pola yang bernama proses. Dalam
proses pelaksanaan aktivitas, terdapat tahapan-tahapan aktivitas yang dilalui
sampai mencapai hasil akhir berupa tujuan aktivitas. Landasan moral, kerjakeras yang kita lakukan
dan kejujuran yang membungkus aktivitas harus dapat dipertanggungjawabkan. Kita harus siap memberi argumentasi, dasar
pemikiran, tahapan proses yang perlu dikuasai dan siap menerima konsekuensi
baik atau buruk atas aktivitas yang kita laksanakan.
Keempat
landasan diatas yang melandasi aktivitas kita akan memberi hasil terbaik dan
menjadikan aktivitas yang kita laksanakan membuahkan kegembiraan, kenyamanan,
kebahagiaan, kegunaan yang besar untuk diri sendiri dan orang lain serta
mempengaruhi aura diri kita untuk terus melakukan sesuatu yang mebih baik
dimasa yang akan datang.
Selamat beraktivitas dan menjadi yang
terbaik. Tetap berfikir positif
inspired by LHM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar