Sabtu, 14 Maret 2020

Tentang Soto #SeriKuliner

Hallo gaes, kayaknya enak nih kita ngobrol tentang makanan.  
Siapa sih yang gak tahu tentang soto?  Racikan makanan kaya kaldu dan rempah dengan berbagai ingredient yang khas dan memanjakan selera.  
Sudah gitu, banyak lagi macamnya.  

Misalnya Soto yang ada di Solo dan sekitarnya, makanan berkuah kaldu ayam atau sapi yang kental merendam nasi, kecambah, daun seledri, dan ditambah potongan daging ayam atau sapi. Dinikmati bersama kecap dan sambal serta kerupuk karak atau kerupuk lain buay yang berselera dan terkadang ditaburi bawang goreng.  Penyajiannya yang panas, cocok sebagai makanan pembuka hari, sarapan. 
Di Kota Solo dan sekitarnya banyak nama soto yang terkenal, ada Soto Gading, Soto Triwindu, Soto Seger, Soto Ledokan, Soto Ndelik, Soto Gobyos, Soto Sawah, Soto Rempah, Soto Sor Ringin, Soto Grabah, Soto Gebrak, Soto Mbok Marni, Soto Pak Soleh, dan berbagai nama warung soto yang dinamakan dengan berbagai latar belakang.  Misalnya Soto Gading, karena lokasinya di daerah Gading. Soto Ledokan, karena lokasinya ada di bagian bawah jalan. 
Soto ini biasanya ditemani oleh berbagai panganan, misalnya tempe goreng, paru goreng, sate telur puyuh, bakwan, dan snack lain penggugah selera.  

Ada lagi Soto Madura, yang dari namanya jelas berasal dari pulau garam, Madura. Soto dengan telur rebus, kentang goreng, kecambah, dan berbagai rempah ini diracik dengan khas sehingga membuat lidah berdansa. Varian Soto Madura ini banyak, ada Soto Bangkalan yang menggunakan soun, tauge, dan daging sapi atau ayam atau jerohan. Soto Sumenep dengan singkong, tauge goreng, bihun dan berbagai bumbu masak. Atau Soto Pamengkasan dengan kentang rebus, perkedel, lontong, dan tentunya berbagai bumbu masak yang menjadi racikan kuahnya. 

Soto Kediri dari Jawa Timur sekilas sama dengan soto ayam biasa, tetapi berkuah santan, sehingga terasa gurih. Juga ada Soto Lamongan yang kuahnya ditambahkan koya sehingga menambah gurih citarasanya. 

Ada yang sama dengan Soto Kediri, yaitu Soto Betawi yang berkuah santan dan ditambahkan emping serta berbagai jerohan dan organ tubuh ternak lain, misalnya mata, hati, babat, dan iso babat. 

Ada juga Soto Padang yang merupakan soto dengan ingredient daging sapi goreng kering, bihun, perkedel kentang, dan direndam di kaldu sapi nan kental

Soto Sokaraja dari wilayah Banyumas juga unik. Isinya ketupat, ditambahkan daun bawang, kerupuk warna warni, daging ayam atau sapi, kuah kental, bumbu kacang dan kecap. 

Aoto Bangkong dari Semarang juga menambah khazanah persotoan tanah air. Ada juga Soto Pekalongan yang menggunakan tauco.

Coto Makassar juga khas lho gaes, tahu khan bedanya soto dengan coto?  
Benar...  
Yang beda dagingnya, kalau soto dengan daging sapi, kalau coto dengan daging capi he he he 

Juga ada soto yang memanipulasi gambar, namanya SotoShop he he he


Oke gaes, sampai ketemu di resensi kuliner lainnya.

Referensi : wikipedia 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar