Sambungan dari LAKONKU ADALAH PETANI #16
Perkampungan
Ternak
Sabil,
Udin dan Irwan saat ini telah menjadi andalan Arman dalam melakukan usaha
ternak sapi perah. Kerjasama dan
hubungan yang erat serta keinginan untuk saling mengisi serta keinginan belajar
menjadi kunci kemajuan usaha peternakan uang dilaksanakan. Kunci keberhasilan usaha budidaya ternak adalah keseriusan,
keinginan untuk maju, kegigihan dan faktor-faktor penunjang lain serta
kedisiplinan tenaga kerja.
Dalam hal
budidaya ternak, hal-hal yang harus diingat adalah proses usaha pemeliharaan harus
dilakukan sesuai dengan kebutuhan ternak akan produktivitas yang baik. Program pengaturan sisi reproduksi ternak dan
pemeriksaan kesehatan akan mengurangi terjadinya kasus-kasus kebidanan serta
gangguan kesehatan yang dapat menganggu metabolisme ternak.
Pemantauan perkembangan ternak untuk dibesarkan sebagai pernak jantan untuk
sapi potong atau ternak betina sebagai calon induk merupakan hal-hal yang perlu
diperhatikan pula.
Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan adalah
rasa ‘sayang’ terhadap ternak yang diwujudkan dalam hal memperhatikan tingkah
laku ternak, kondisi kesehatan, mencukui kebutuhan akan pakan dan minum dan
hal-hal lain yang membuat ternak semakin nyaman. Pengelolaan Integrated
Farming tersebut harus bedasarkan pada filosofi “TOTAL ONE DAY CARE” yaitu
usaha yang berkaitan dengan makluk hidup dan keharusan untuk melakukan
perawatan dan pengawasan selama 24 jam dalam satu hari.
Manajemen model itulah yang sedang disosialisasikan
oleh Arman pada pertemuan teknis antara Pak Lurah, Badan Perwakilan Desa, perwakilan
Kelompok Tani dan Kementerian Kesejahteraan Rakyat yang diwakili pihak Dinas
Peternakan Kabupaten tentang bantuan pengembangan usaha peternakan rakyat
melalui pemeliharaan ternak domba. Arman
selain mengusulkan manajemen usaha juga menyampaikan tentang pola pemberian bantuan
yang tidak diserahkan kepada masing-masing pertani, tetapi dikelola oleh kelompok
dengan model Perkampungan Ternak.
Menurut Arman, Perkampungan Ternak yang dimaksud adalah sebuah usaha pemeliharaan domba dimana ternak yang diperuntukkan bagi masing-masing petani dipelihara dalam satu lokasi perkandangan. Pemusatan pemeliharaan pada konsep perkampungan ternak dimaksudkan agar ternak selalu dapat dimonitor secara menyeluruh. Para petani nantinya akan bergantian setiap hari melakukan perawatan dan pencatatan, mulai dari pemberian pakan dan minum – pembersihan kandang – perawatan kesehatan – penanganan persalinan – pemindahan ternak – tataniaga ternak. Melalui model perkampungan ternak, maka para peternak akan dapat saling bekerjasama, berdiskusi dan saling bertukar pikiran satu sama lain sehingga pembelajaran petani dapat ditingkatkan,
Model perkampungan ternak seperti yang dikemukakan oleh Arman diatas, dikelilingi oleh lahan rumput. tambahan pakan hijauan dapat diusahakan dengan memberdayakan Karang Taruna. Karang Taruna dapat diberdayakan dengan melakukan penanaman pohon rambanan disekitar desa, perawatan dilakukan oleh Karang Taruna. Rambanan yang sudah siap potong, dipanen dan dikeringkan/dilayukan kemudian dijadikan sebagai pakan ternak, kelompok ternak membeli ramban dari Karang Taruna sehingga Karang Taruna memiliki tambahan kas organisasi dan kelompok tani tidak kesulitan mendapatkan sumber pakan. Lebih jauh lagi, Karang Taruna dapat dijadikan sebagai cikal bakal generasi penerus untuk melanjutkan model pemeliharaan ternak dengan konsep perkampungan ternak.
------ bersambung LAKONKU ADALAH PETANI #18
